SISTEM DAN TEKNIK JALAN RAYA

 

Latar Belakang

Sejalan dengan pesatnya pembangunan prasarana jalan untuk mendukung pembangunan Nasional dan Daerah, maka semakin banyak pula tenaga ahli yang dibutuhkan dalam bidang Rekayasa Jalan dan Rekayasa Lalu Lintas.
Dengan diberlakukannya otonomi daerah, maka keberadaan tenaga ahli tersebut di daerah-daerah merupakan kebutuhan yang tidak bisa dihindarkan.
Selain itu dengan semakin berkembangnya teknologi, maka semakin tinggi pula kualifikasi sumber daya manusia yang diharapkan mampu menangani berbagai masalah dalam bidang Rekayasa Jalan dan Lalu Lintas.
Atas dasar pertimbangan tersebut maka dirasakan perlu untuk menyelenggarakan Program Studi Magister Sistem dan Teknik Jalan Raya, yang dimulai sejak 1982 dan telah meluluskan lebih dari 400 Magister Teknik (MT).

Tujuan Pendidikan

Menghasilkan ahli rekayasa jalan, rekayasa jembatan, dan rekayasa lalu lintas yang dapat menganalisis dan meneliti berbagai permasalahan dalam bidang tersebut, dan memberikan alternatif penyelesaian dengan mempertimbangkan kondisi setempat dan rencana pegembangan wilayah.

Lama pendidikan adalah 2 (dua) tahun akademik yang terdiri dari empat semester. Pendidikan dimulai pada bulan Agustus.

Peserta Pendidikan

Program ini terbuka bagi :

  • Utusan instansi pemerintah, antara lain Departemen Pekerjaan Umum, Departemen Perhubungan, Departemen Dalam Negeri, Perguruan Tinggi Negeri dan Pemerintah Daerah
  • Utusan Perguruan Tinggi Swasta, persero dan perusahaan swasta yang bergerak di bidang jalan, jembatan, dan lalu lintas.
  • Perorangan

Persyaratan Peserta

  1. Berijazah Sarjana (strata satu) di bidang Teknik Sipil dari Perguruan Tinggi Negeri atau PTS yang disamakan,
  2. Mengikuti wawancara dan seleksi yang diselenggarakan oleh Sekolah Pascasarjana ITB,
  3. Bersedia mengikuti seluruh kegiatan akademik secara penuh,
  4. Selama mengikuti pendidikan, dibebaskan dari penugasan instansi pengutus dan tunduk pada peraturan tata tertib yang berlaku.

Kurikulum Pendidikan

Kurikulum pendidikan telah dirancang bersama dengan para pakar bidang rekayasa jalan dan rekayasa lalu lintas dan disesuaikan dengan kebutuhan Nasional. Kurikulum juga telah dikaji secara berkala oleh berbagai pakar institusi pendidikan internasional, agar setara dengan kurikulum program sejenis dari universitas terkemuka di negara lain. Untuk tahun akademik ke-2, peserta harus memilih satu dari 3 (tiga) bidang khusus: rekayasa jalan, rekayasa jembatan, dan rekayasa lalu lintas. Penelitian untuk tesis dimulai pada semester III dan topiknya harus sesuai dengan bidang khusus yang diambil.


English Version

PROGRAM STUDI TEKNIK LINGKUNGAN——— link site

PROGRAM STUDI TEKNIK KELAUTAN———— link site

PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL——— link site