Proyek Perancangan dan Desain Bangunan Terapung dalam Engineering Day FTSL 2019

Bertempat di lapangan basket sabtu (04/05/2019) Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan kembali mengadakan kegiatan Engineering Day FTSL. Engineering Day FTSL ini merupakan kegiatan yang diadakan bagi mahasiswa TPB FTSL untuk menguji proyek rancang dan desain bangunan yang menjadi tugas akhir mahasiswa. Tugas akhir ini merupakan bagian dari kegiatan matakuliah KU-1201 Pengantar Rekayasa dan Desain 2, cluster FTSL yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa peserta kelas.  Nilai Tugas dilaksanakan sebagai Ujian Akhir Semester. Tahun ini tema tugas yang ditentukan adalah Proyek Perancangan dan Desain Bangunan Terapung.

Pada proyek ini, mahasiswa diminta untuk bekerja dalam kelompok yang beranggotakan paling banyak 10 orang. Masing-masing kelompok akan mengerjakan proyek rancang-bangun model bangunan terapung dengan model yang berbeda-beda. 3 bentuk umum yang di buat adalah TLP (Tension Leg Platform), Semi Submersible, dan Spar.

Dimulai pada pukul 09.00 dibuka oleh koordinator dosen PRD Ir. Biemo W. Soemardi, M.Sc., Ph.D, kemudian dilanjutkan dengan pengarahan diberikan oleh Dr. Eng. Nita Yuanita, ST., MT, beliau menjelaskan teknis kegiatan yang akan dilakukan setiap mahasiswa. Seperti persiapan dan perakitan model yang diberikan waktu 10 menit sebelum dimulai pengujian oleh para asisten. Pengujian ini dilakukan dalam 4 pengujian yaitu  Struktur harus stabil pada kondisi tanpa gangguan dan tanpa beban, ketika menerima beban W= 0.5 kg di pusat top side, ketika menerima beban W= 0.5 kg, di jarak tertentu dari pusat dan ketika menerima beban W= 0.5 kg, di pusat top side dan mendapat gangguan.

Pengujian dilakukan ditiap kelas PRD, setelah pengujian selesai dilakukan penilaian yang dilakukan asisten tiap kelas untuk menetukan kelompok terbaik masing-masing kelas, kemudian dilakukan pengujian kelompok terbaik dari tiap kelas untuk mendapatkan kelompok dengan stuktur terapung terbaik.

Dari hasil pengujian yang dilakukan struktur terapung dari kelas 33 berhasil menjadi stuktur terapung yang paling stabil karena ketika struktur diberi beban dan mendapat gangguan beban paling lama bertahan dibandingkan dengan struktur terapung lainnya yaitu mampu bertahan hingga 80 beat per menit. Namun berdasarkan voting yang dilakukan oleh semua mahasiswa struktur terapung TLP (Tension Leg Platform) dengan nama blak ping dari kelas 32 menjadi struktur terapung terfavorit.

Hadiah diberikan oleh Wakil Dekan bidang akademik Ir. Irsan Soemantri Brodjonegoro, Ph.D kepada tiap juara terbaik  dari masing-masing kelas. Kemudian hadiah untuk struktur terapung terfavorit diberikan oleh Dekan FTSL Prof. Ir. Ade Sjafruddin, M.Sc., Ph.D. Setelah pemberian hadiah dilakukan foto bersama seluruh mahasiswa TPB, dosen yang hadir diacara tersebut, seperti dosen matakuliah Pengantar Rekayasa & Desain 2 dan Menggambar Teknik, Kaprodi sarjana dan juga para dosen wali. Kegiatan selesai sekitar pukul 12.00 dengan ditutup oleh Dekan FTSL Prof. Ir. Ade Sjafruddin, M.Sc., Ph.D.

Berita Terkait