Dosen FTSL ITB Raih Pendanaan Program 3P DRI ITB Tahun 2026 untuk Riset Strategis Nasional
Bandung — Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) Institut Teknologi Bandung kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan riset unggulan melalui keberhasilan tiga dosennya meraih pendanaan Program 3P DRI ITB Tahun 2026 pada skema Riset Top Tier 3P.
Adapun dosen FTSL ITB yang memperoleh pendanaan tersebut adalah:

1. Ir. Mohammad Farid, S.T., M.T., Ph.D.
Kelompok Keahlian Teknik Sumber Daya Air
Judul Riset:
Pemodelan Bahaya Tsunami Probabilistik Berbasis Sumber Gempa Stokastik di Zona Subduksi Sunda (Studi Kasus: Pesisir Selatan Jawa)
Penelitian ini berfokus pada pengembangan model bahaya tsunami berbasis pendekatan probabilistik dengan mempertimbangkan variabilitas sumber gempa secara stokastik di zona subduksi Sunda. Kajian ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi peta bahaya tsunami serta mendukung perencanaan mitigasi bencana dan kebijakan tata ruang di wilayah pesisir selatan Jawa.

2. Prof. Ir. Indah Rachmatiah Siti Salami, M.Sc., Ph.D.
Kelompok Keahlian Teknologi Pengelolaan Lingkungan
Judul Riset:
Analisis Keamanan Kimiawi dan Risiko Kesehatan Paparan Phthalate Esters (PAEs) pada Berbagai Skala Penyediaan Air Minum Masyarakat (Studi Komparatif AMDK, DAMIU, dan Sistem Dispenser)
Riset ini mengkaji aspek keamanan kimiawi air minum dengan menelaah potensi paparan senyawa Phthalate Esters (PAEs) pada berbagai sistem penyediaan air minum. Hasil penelitian diharapkan memberikan dasar ilmiah bagi penguatan regulasi, peningkatan standar kualitas air minum, serta perlindungan kesehatan masyarakat.

3. Dr. Anindrya Nastiti, S.T., M.T.
Kelompok Keahlian Teknologi Pengelolaan Lingkungan
Judul Riset:
Produksi dan Negosiasi Pengetahuan Ilmiah dalam Proses Kebijakan: Telaah Peran Sains dan IPTEK dalam Penyusunan RUU Air Minum dan Sanitasi di Indonesia
Penelitian ini mengkaji dinamika produksi serta negosiasi pengetahuan ilmiah dalam proses perumusan kebijakan publik, khususnya dalam penyusunan RUU Air Minum dan Sanitasi. Kajian ini menyoroti bagaimana sains dan IPTEK berperan dalam membentuk kebijakan yang berbasis bukti (evidence-based policy).
Program 3P DRI ITB merupakan skema pendanaan strategis yang bertujuan mendorong riset berkualitas tinggi, memperkuat kontribusi akademik ITB dalam isu-isu prioritas nasional, serta meningkatkan daya saing riset di tingkat global.
Keberhasilan ini mencerminkan kapasitas FTSL ITB dalam menghasilkan riset yang tidak hanya unggul secara ilmiah, tetapi juga relevan dengan kebutuhan pembangunan Indonesia mulai dari mitigasi bencana, keamanan air minum, hingga penguatan tata kelola kebijakan berbasis sains.
FTSL ITB akan terus mendukung ekosistem riset yang kolaboratif, inovatif, dan berdampak, sejalan dengan semangat menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi untuk pembangunan berkelanjutan.