Dosen FTSL ITB Terpilih sebagai Penerima Program PRIMESTeP Gelombang 2 Tahun 2026
Bandung, 2026 β Dosen Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) Institut Teknologi Bandung, Dr. Eng. Eka Oktariyanto Nugroho, S.T., M.T., ditetapkan sebagai salah satu penerima Program Pengembangan Inovasi & Inkubasi Startup PRIMESTeP Gelombang 2 Tahun 2026 melalui inovasi HydroSense-IoT.
Inovasi yang dikembangkan tersebut berjudul:
βHydroSense-IoT: Sistem Prototipe Monitoring Hidrologi Otomatis Terintegrasi Berbasis IoT untuk Mitigasi Banjir serta Pengelolaan Debit Lingkungan Berkelanjutan.β
Penetapan penerima Program PRIMESTeP Gelombang 2 Tahun 2026 dilakukan oleh Direktorat Kawasan Sains dan Teknologi Institut Teknologi Bandung (DKST ITB). Penetapan tersebut merupakan hasil dari rangkaian evaluasi proposal yang dilaksanakan oleh tim peninjau (reviewer) Project Management Unit (PMU) dan Project Implementation Unit (PIU).
Program Pengembangan Inovasi & Inkubasi Startup PRIMESTeP diarahkan untuk mendorong pengembangan inovasi yang berasal dari hasil riset sekaligus mendukung proses inkubasi startup. Melalui program tersebut, teknologi dan solusi yang dikembangkan diharapkan dapat semakin matang dan memiliki peluang implementasi yang lebih luas.
HydroSense-IoT merupakan sistem prototipe yang mengintegrasikan teknologi Internet of Things (IoT) untuk mendukung monitoring hidrologi secara otomatis.
Pengembangan sistem tersebut memiliki relevansi dengan kebutuhan pemantauan kondisi hidrologi dalam mendukung mitigasi banjir serta pengelolaan debit lingkungan. Pemanfaatan teknologi digital dan sistem monitoring otomatis dapat menjadi bagian dari pengembangan sistem pengelolaan sumber daya air yang semakin adaptif terhadap kebutuhan di lapangan.
Melalui Program PRIMESTeP, pengembangan HydroSense-IoT tidak hanya diarahkan pada aspek teknologi, tetapi juga pada proses pematangan inovasi agar hasil riset dapat memiliki peluang penerapan yang lebih luas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs):
π‘ SDG 9 β Industry, Innovation and Infrastructure
HydroSense-IoT berkaitan dengan pengembangan inovasi teknologi berbasis hasil riset serta pemanfaatan IoT dalam sistem monitoring hidrologi. Pengembangan tersebut mendukung upaya menghadirkan inovasi dan teknologi yang dapat diterapkan untuk memperkuat infrastruktur dan sistem pengelolaan sumber daya.
π§ SDG 6 β Clean Water and Sanitation
Sistem monitoring hidrologi memiliki keterkaitan dengan pengelolaan sumber daya air. Data dan informasi mengenai kondisi hidrologi dapat menjadi salah satu pendukung dalam memahami serta mengelola sumber daya air secara lebih berkelanjutan.
ποΈ SDG 11 β Sustainable Cities and Communities
Mitigasi banjir merupakan salah satu aspek penting dalam membangun kawasan yang lebih tangguh. Pengembangan sistem monitoring hidrologi dapat mendukung ketersediaan informasi yang diperlukan dalam upaya pengurangan risiko banjir dan peningkatan ketangguhan kawasan.
π± SDG 13 β Climate Action
Risiko banjir dapat berkaitan dengan perubahan pola hidrometeorologi dan perubahan iklim. Pengembangan teknologi monitoring dan mitigasi dapat menjadi salah satu bagian dari upaya meningkatkan kapasitas adaptasi terhadap risiko tersebut.
Penerimaan HydroSense-IoT dalam Program PRIMESTeP Gelombang 2 Tahun 2026 menjadi bagian dari upaya mendorong hilirisasi hasil riset dan pengembangan inovasi di lingkungan ITB.
Bagi FTSL ITB, pengembangan inovasi seperti HydroSense-IoT menunjukkan pentingnya keterhubungan antara penelitian akademik, perkembangan teknologi, dan kebutuhan nyata di masyarakat. Inovasi berbasis teknologi di bidang hidrologi dan sumber daya air diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap pengelolaan lingkungan dan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
FTSL ITB mengucapkan selamat kepada Dr. Eng. Eka Oktariyanto Nugroho, S.T., M.T. atas pencapaian tersebut. Semoga dukungan melalui Program PRIMESTeP dapat mendorong pengembangan HydroSense-IoT menuju tahap implementasi yang semakin matang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat serta pembangunan berkelanjutan di Indonesia.