Masukkan kata kunci Anda

Engineering Day 2026 FTSL ITB Angkat Tema Stabilitas Lereng

Engineering Day 2026 FTSL ITB Angkat Tema Stabilitas Lereng

Bandung, 23 Mei 2026 — Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, Institut Teknologi Bandung (FTSL ITB), menyelenggarakan kegiatan Engineering Day 2026 dengan tema “Stabilitas Lereng” sebagai bagian dari pelaksanaan mata kuliah Pengantar Rekayasa dan Desain (PRD).

Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran interaktif bagi mahasiswa dalam memahami penerapan ilmu teknik sipil dan lingkungan terhadap berbagai tantangan nyata di lapangan, khususnya terkait stabilitas lereng dan mitigasi risiko longsor.

Melalui rangkaian aktivitas yang dilaksanakan, peserta diajak untuk memahami konsep dasar stabilitas lereng, faktor-faktor yang memengaruhi potensi longsor, hingga pendekatan rekayasa yang dapat diterapkan untuk menjaga keamanan dan keberlanjutan infrastruktur.

Engineering Day 2026 juga menjadi wadah kolaborasi dan pengembangan kreativitas mahasiswa dalam menyampaikan solusi rekayasa berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen FTSL ITB dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyelenggaraan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang memperkuat kompetensi mahasiswa di bidang rekayasa. Selain itu, Engineering Day juga mendukung SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengenalan solusi rekayasa yang inovatif untuk pembangunan infrastruktur yang tangguh, serta SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan melalui pembahasan mitigasi risiko longsor dan pengelolaan infrastruktur yang aman bagi masyarakat.

Dengan terselenggaranya Engineering Day 2026, FTSL ITB berharap mahasiswa semakin memahami peran strategis insinyur sipil dan lingkungan dalam menghadirkan solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya FTSL ITB untuk menghasilkan lulusan yang unggul, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan infrastruktur yang aman, tangguh, dan berkelanjutan.