FTSL ITB Hadirkan Prof. Damir Brdjanovic sebagai Adjunct Professor untuk Perkuat Kolaborasi Riset Sanitasi Global
Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) Institut Teknologi Bandung melalui Kelompok Keahlian Rekayasa Air dan Limbah Cair (KK RALC) menghadirkan Prof. Dr. Damir Brdjanovic dari IHE Delft Institute for Water Education, Belanda sebagai Adjunct Professor dalam rangka memperkuat kolaborasi akademik dan penelitian internasional di bidang sanitasi dan pengelolaan air limbah.
Program Adjunct Professor ini dikoordinasikan oleh Kelompok Keahlian Rekayasa Air dan Limbah Cair (KK RALC) FTSL ITB, dengan Prof. Ir. Mindriany Syafila, M.S, Ph.D. sebagai penanggung jawab kegiatan. Program ini merupakan bagian dari upaya ITB untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian yang berdaya saing global, sekaligus memperkuat international research visibility melalui kolaborasi dengan akademisi internasional. Kehadiran profesor tamu berkelas dunia diharapkan dapat memperluas jejaring institusional, meningkatkan kapasitas riset, serta mendorong publikasi ilmiah bersama pada jurnal bereputasi internasional.
Kolaborasi ini juga melanjutkan kerja sama yang telah terjalin sejak tahun 2019 antara Program Studi Magister Pengelolaan Infrastruktur Air Bersih dan Sanitasi (PIAS) ITB dengan IHE Delft Institute for Water Education dalam penyelenggaraan Global Sanitation Graduate School (GSGS). Melalui program Adjunct Professor ini, kerja sama tersebut diharapkan dapat berkembang lebih luas, khususnya dalam pengembangan kurikulum dan peningkatan kapasitas akademik di bidang sanitasi dan pengelolaan air limbah.
Prof. Damir Brdjanovic merupakan pakar internasional dalam bidang Citywide Inclusive Sanitation, sanitasi non-pipa, pengelolaan lumpur tinja, serta drainase perkotaan dan pengolahan air limbah. Ia menjabat sebagai profesor di IHE Delft Institute for Water Education serta affiliate professor di Delft University of Technology. Selain itu, ia juga menjadi profesor kehormatan di beberapa institusi internasional seperti Asian Institute of Technology, Technical University of Uruguay, dan Tomsk State University of Architecture and Building.
Dalam kiprah akademiknya, Prof. Damir telah menghasilkan berbagai inovasi penting di bidang sanitasi, di antaranya DEMOS® (Digital Epidemic Observatory and Management System), perangkat Shit Killer® untuk pengelolaan ekskreta dalam kondisi darurat, serta eSOS® Smart Toilet dan MEDiLOO® medical toilet yang memperoleh berbagai penghargaan internasional. Ia juga dikenal sebagai salah satu pendiri Global Sanitation Graduate School dan Global Partnership of Laboratories for Faecal Sludge Analysis, serta telah berhasil memperoleh lebih dari 30 juta dolar AS pendanaan riset internasional dari berbagai lembaga seperti Gates Foundation dan European Commission.
Selama program Adjunct Professor berlangsung, Prof. Damir akan terlibat dalam berbagai kegiatan akademik di ITB, di antaranya:
-
Seminar ilmiah mengenai perkembangan teknologi dan manajemen sanitasi global
-
Keterlibatan sebagai pengajar dalam I-WASH Summer Course
-
Pendampingan pengembangan kurikulum pada bidang rekayasa lingkungan dan sanitasi
-
Penyusunan modul pelatihan sanitasi untuk kawasan Asia Selatan dan Asia Tenggara
-
Diskusi dan pengembangan kolaborasi riset bersama dosen dan peneliti ITB
-
Publikasi ilmiah bersama pada jurnal internasional bereputasi
Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 6: Clean Water and Sanitation, yang menekankan pentingnya ketersediaan serta pengelolaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan bagi semua. Penguatan riset dan inovasi di bidang WASH (Water, Sanitation, and Hygiene) diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Melalui program Visiting Academic Leader / Adjunct Professor ini, FTSL ITB terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas kolaborasi akademik global serta menghasilkan inovasi riset yang memberikan dampak bagi masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.