FTSL ITB Jajaki Kolaborasi Internasional Bersama CCCC Second Harbor Consultants Co., Ltd. di Wuhan, China
Wuhan, China – Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) Institut Teknologi Bandung (ITB) berkesempatan melakukan diskusi dan penjajakan kerja sama internasional dengan CCCC Second Harbor Consultants Co., Ltd. dalam kunjungan yang berlangsung di Wuhan, China.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya FTSL ITB dalam memperluas jejaring global serta memperkuat kolaborasi internasional di bidang konstruksi, infrastruktur, dan digitalisasi. Pertemuan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari ITB dan CCCC Second Harbor Consultants Co., Ltd. untuk membahas berbagai potensi sinergi antara dunia akademik dan industri.

Dalam diskusi, kedua pihak membahas berbagai topik strategis terkait pengembangan infrastruktur modern, transformasi digital dalam sektor konstruksi, smart infrastructure, sistem maritim, pengelolaan aset, serta peluang kolaborasi dalam penelitian dan pengembangan sumber daya manusia. Pertukaran gagasan dan pengalaman ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas di masa mendatang.

Sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen terhadap inovasi dan pembangunan berkelanjutan, FTSL ITB terus mendorong keterlibatan aktif dalam kolaborasi global guna mendukung pengembangan teknologi dan peningkatan kualitas pendidikan. Kerja sama dengan mitra internasional menjadi langkah penting dalam menghadapi tantangan pembangunan infrastruktur yang semakin kompleks dan dinamis.

Selain mempererat hubungan kelembagaan, kunjungan ini juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan berbagai capaian akademik dan penelitian ITB, khususnya dalam bidang teknik sipil, lingkungan, kelautan, sumber daya air, serta rekayasa infrastruktur berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, FTSL ITB berharap dapat membangun hubungan jangka panjang dengan berbagai institusi dan perusahaan internasional guna mendukung terciptanya inovasi, pertukaran pengetahuan, serta pengembangan teknologi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat global.
Kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri internasional diharapkan mampu menjadi katalis dalam menciptakan solusi infrastruktur masa depan yang lebih cerdas, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi dunia.