Masukkan kata kunci Anda

FTSL ITB Perkuat Kolaborasi Riset Internasional melalui Program Research Matchmaking Bidang Wastewater-Based Epidemiology

FTSL ITB Perkuat Kolaborasi Riset Internasional melalui Program Research Matchmaking Bidang Wastewater-Based Epidemiology

Bandung, FTSL ITB – Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) Institut Teknologi Bandung (ITB) terus memperkuat jejaring riset internasional melalui partisipasi dalam Program Research Matchmaking (EQUITY) – World Class University. Program yang dipimpin oleh Ir. Ahmad Soleh Setiyawan, S.T., M.T., Ph.D. ini berfokus pada pengembangan kolaborasi penelitian di bidang Wastewater-Based Epidemiology (WBE) bersama University of Yamanashi dan The University of Tokyo, Jepang.

 

Wastewater-Based Epidemiology merupakan pendekatan inovatif yang memanfaatkan analisis air limbah untuk memantau penyebaran virus, bakteri, dan berbagai patogen lain dalam suatu komunitas. Pendekatan ini menjadi semakin penting sejak pandemi COVID-19 karena mampu memberikan sistem peringatan dini terhadap munculnya penyakit menular, termasuk potensi penyakit baru sebelum terdeteksi melalui pengawasan klinis.

Melalui Program Research Matchmaking yang dilaksanakan pada 14–20 Desember 2025 dan 14–22 Maret 2026, tim FTSL ITB melakukan kunjungan akademik ke laboratorium Prof. Eiji Haramoto di University of Yamanashi dan Prof. Masaaki Kitajima di The University of Tokyo. Kedua akademisi tersebut merupakan pakar internasional yang memiliki rekam jejak kuat dalam pengembangan riset Wastewater-Based Epidemiology.

Selama kegiatan berlangsung, tim FTSL ITB melaksanakan berbagai agenda akademik, mulai dari diskusi hasil penelitian, pertukaran pengetahuan mengenai perkembangan riset terkini, penyusunan peluang kolaborasi penelitian dan publikasi internasional, kunjungan laboratorium, hingga pelaksanaan analisis sampel secara langsung. Kegiatan ini juga mencakup diskusi bersama mahasiswa pascasarjana dan peneliti pascadoktoral mengenai peluang pengembangan riset yang relevan untuk diterapkan di Indonesia.

Program ini menghasilkan sejumlah capaian strategis bagi ITB, antara lain penguatan kerja sama internasional, peningkatan kapasitas riset dan pendidikan, serta perluasan jejaring akademik di bidang rekayasa lingkungan dan kesehatan masyarakat. Selain itu, kedua institusi menyepakati penjajakan berbagai bentuk kolaborasi lanjutan, seperti penelitian bersama, publikasi ilmiah internasional, pertukaran mahasiswa dan peneliti, joint supervision, hingga pengembangan program akademik bersama.

Sebagai tindak lanjut, FTSL ITB bersama University of Yamanashi dan The University of Tokyo akan menyusun proposal riset kolaboratif serta mengembangkan skema mobilitas akademik. Salah satu rencana yang disiapkan adalah pengiriman mahasiswa ITB untuk melanjutkan studi doktoral melalui beasiswa MEXT di bawah bimbingan Prof. Eiji Haramoto, disertai kegiatan penelitian bersama dan publikasi internasional. Sebaliknya, mahasiswa dari University of Yamanashi juga direncanakan melakukan penelitian di ITB sebagai bagian dari penguatan kolaborasi kedua institusi.

Melalui kerja sama ini, FTSL ITB berharap dapat mempercepat pengembangan riset Wastewater-Based Epidemiology di Indonesia sebagai dasar ilmiah dalam mendukung kebijakan kesehatan masyarakat, pengelolaan sanitasi, serta sistem deteksi dini penyakit berbasis lingkungan. Di sisi lain, kolaborasi ini juga memperkuat internasionalisasi ITB melalui peningkatan kualitas penelitian, pendidikan, dan jejaring akademik global.

Program Research Matchmaking ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak), SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kolaborasi internasional dalam bidang penelitian dan pendidikan.