Masukkan kata kunci Anda

KK Teknik Pantai ITB Bangun Kolaborasi Riset Internasional dengan University of Plymouth melalui EQUITY Program LPDP

KK Teknik Pantai ITB Bangun Kolaborasi Riset Internasional dengan University of Plymouth melalui EQUITY Program LPDP

Bandung – Dosen dari Kelompok Keahlian (KK) Teknik Pantai, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) Institut Teknologi Bandung (ITB), memperkuat jejaring riset internasional melalui kegiatan Research Matchmaking bersama University of Plymouth, United Kingdom, pada 6–17 Februari 2026. Kegiatan ini didanai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) atas nama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia serta dikelola di bawah Program EQUITY (Nomor Kontrak 4298/B3/DT.03.08/2025).

Mengusung tema Nature-Based Solutions untuk Mengatasi Kerusakan Pantai”, kegiatan ini bertujuan membangun kolaborasi riset internasional dalam pengembangan solusi berbasis alam untuk meningkatkan ketahanan kawasan pesisir terhadap dampak perubahan iklim, abrasi, dan kenaikan muka air laut.

Delegasi KK Teknik Pantai ITB terdiri atas Dr. Eng. Nita Yuanita dan Entin Agustini Karjadi, Ph.D. Selama kunjungan, keduanya melakukan serangkaian diskusi ilmiah dengan berbagai kelompok riset di University of Plymouth guna menjajaki peluang penelitian bersama, pertukaran peneliti, publikasi internasional, serta pengembangan jejaring akademik jangka panjang.

Salah satu agenda utama adalah pertemuan dengan Prof. Gerd Masselink, Professor of Coastal Geomorphology dan pemimpin Coastal Processes Research Group (CPRG), yang dikenal sebagai salah satu ilmuwan paling berpengaruh di dunia dalam bidang geomorfologi pantai. Prof. Masselink telah menghasilkan lebih dari 160 publikasi ilmiah bereputasi internasional, memiliki Google Scholar h-index di atas 70, serta menjadi pendiri dan co-director Coastal and Marine Applied Research (CMAR), pusat konsultasi ilmiah University of Plymouth yang telah menangani lebih dari 150 proyek riset dan konsultansi pesisir.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak mendiskusikan peluang pengembangan riset bersama mengenai Nature-Based Solutions, dinamika morfologi pantai, adaptasi pesisir terhadap perubahan iklim, serta pengelolaan wilayah pesisir berbasis sains. Kolaborasi dengan peneliti kelas dunia seperti Prof. Masselink diharapkan dapat memperkuat kapasitas riset KK Teknik Pantai ITB sekaligus meningkatkan kontribusi Indonesia dalam pengembangan ilmu pengetahuan di bidang teknik pantai.

Selain itu, delegasi juga melakukan diskusi dengan Coastal, Ocean and Sediment Transport Research Group yang dipimpin oleh Prof. Alison Raby mengenai peluang kolaborasi di bidang hidrodinamika, transport sedimen, dan rekayasa pantai. Pertemuan berikutnya dilakukan bersama Plymouth Global (International Engagement Team) untuk membahas pengembangan kerja sama institusional, mobilitas akademik, penyelenggaraan program bersama, serta penguatan kemitraan antara ITB dan University of Plymouth.

Rangkaian kegiatan turut mencakup kunjungan ke berbagai fasilitas riset unggulan University of Plymouth, antara lain Plymouth Marine Station, COAST Laboratory, STEAM Laboratory, serta Mangrove Greenhouse. Delegasi juga berdiskusi dengan para peneliti di Plymouth Marine Laboratory (PML) yang aktif melakukan riset mengenai perubahan iklim, oseanografi, ekosistem laut, dan ketahanan pesisir. Melalui kunjungan ini, tim memperoleh wawasan mengenai berbagai fasilitas eksperimental dan laboratorium kelas dunia yang mendukung penelitian hidrodinamika, transport sedimen, rekayasa pantai, hingga pengembangan solusi berbasis alam untuk kawasan pesisir.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan di Inggris, delegasi KK Teknik Pantai ITB mengunjungi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London dan berdiskusi dengan Atase Pendidikan KBRI London, Prof. Agus Ramdhan. Pertemuan tersebut membahas penguatan jejaring diaspora akademik Indonesia di Inggris serta strategi memperluas kolaborasi antara perguruan tinggi Indonesia dengan universitas-universitas terkemuka di Inggris.

Melalui kegiatan Research Matchmaking ini, KK Teknik Pantai ITB menunjukkan komitmennya dalam membangun kolaborasi riset internasional yang berkelanjutan. Jejaring yang terbangun diharapkan dapat menjadi fondasi bagi pelaksanaan penelitian bersama, publikasi internasional, pengembangan sumber daya manusia, serta inovasi di bidang teknik pantai dan ketahanan pesisir yang memberikan manfaat bagi Indonesia maupun komunitas ilmiah global.