Raih Gelar Doktor di FTSL ITB Dr. Andri Krisnandi Somantri dengan Kajian Perbaikan Tanah Menggunakan Material Nano dan Biopolymer
Program Studi Doktor Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali meluluskan doktor baru. Dr. Andri Krisnandi Somantri (NIM 35020307) resmi meraih gelar doktor usai menyelesaikan sidang disertasinya yang diselenggarakan pada Rabu, 16 September 2026, pukul 09.00 – 12.30 WIB bertempat di Ruang 306 (Big Meeting Room), Lantai 3 Gedung CIBE, Jl. Ganesha No. 10, Bandung.
Dalam sidang tersebut, Dr. Andri Krisnandi Somantri mempresentasikan disertasi berjudul:
“Perilaku Lempung Ekspansif Akibat Penambahan Material Nano dan Biopolymer Sebagai Bahan Perbaikan Tanah”
penelitian tersebut berfokus pada kajian perilaku tanah lempung ekspansif dengan memanfaatkan material nano dan biopolymer sebagai bahan untuk perbaikan tanah. Kajian ini relevan dengan pengembangan teknologi geoteknik, terutama dalam upaya menghasilkan pendekatan inovatif terhadap permasalahan karakteristik tanah yang dapat memengaruhi kinerja infrastruktur.
Dalam proses penyusunan disertasi, Dr. Andri Krisnandi Somantri dibimbing oleh tim pembimbing yang terdiri atas:
1. Prof. Dr. Eng. Hasbullah Nawir, S.T., M.T.
2. Ir. Erza Rismantojo, MSCE, Ph.D.
3. Ir. Andhika Sahadewa, S.T., M.S.E., Ph.D.
Sidang doktor ini turut menghadirkan tim penguji yang terdiri atas para akademisi dan pakar di bidangnya, yaitu:
1. Endra Susila, S.T., M.T., Ph.D.
2. Sugeng Krisnanto, S.T., M.T., Ph.D.
3. Prof. Ir. Yusep Muslih Purwana, S.T., M.T., Ph.D. (UNS)
Adapun sidang dipimpin oleh:
Prof. Dr. Ir. Masyhur Irsyam, M.S.E.

FTSL ITB mengucapkan selamat kepada Dr. Andri Krisnandi Somantri atas pencapaian akademik yang diraih. Semoga hasil penelitian yang dikembangkan dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan praktik rekayasa sipil di masa mendatang.
Penelitian ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:
– SDG 4: Quality Education — Melalui Mencapai jenjang pendidikan tertinggi (Doktor) yang mencerminkan komitmen terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan berkualitas di bidang Teknik Sipil.
– SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure — Melalui Mendukung pengembangan inovasi dan teknologi dalam bidang rekayasa geoteknik, khususnya melalui penelitian material nano dan biopolymer untuk perbaikan tanah.
– SDG 11: Sustainable Cities and Communities — Melalui Perbaikan karakteristik tanah dapat mendukung pembangunan infrastruktur yang lebih aman, tangguh, dan berkelanjutan.