Raih Gelar Doktor di FTSL ITB, Dr. Ibtisani Farahnaz Teliti Perilaku dan Rekoveri Logam Nikel pada Sungai
Program Studi Doktor Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali meluluskan doktor baru. Dr. Ibtisani Farahnaz (NIM 35322305) resmi meraih gelar doktor usai menyelesaikan sidang disertasinya yang diselenggarakan pada Kamis, 6 Agustus 2026, pukul 08.30–12.00 WIB bertempat di Ruang 306 (Big Meeting Room), Lantai 3 Gedung CIBE, Jl. Ganesha No. 10, Bandung.

Dalam ujian terbuka tersebut, Dr. Ibtisani Farahnaz mempertahankan riset disertasinya yang berjudul “Perilaku dan Mobilitas Logam Nikel dalam Siklus Biogeokimia Sungai dari Kegiatan Pertambangan Nikel dan Peluang Rekoverinya”. Pelaksanaan sidang dipimpin oleh Prof. Ir. Indah Rachmahtiah Siti Salami, M.Sc., Ph.D. selaku Ketua Sidang.

Penyusunan riset doktoral ini dilaksanakan di bawah bimbingan tim pembimbing yang terdiri atas:
-
Prof. Ir. Mindriany Syafila, M.S., Ph.D.
-
Dr. Ing. Marisa Handajani, S.T., M.T.
-
Dr. Muhammad Sonny Abfertiawan, S.T., M.T.
Sidang doktor ini turut menghadirkan tim penguji yang terdiri atas para akademisi dan pakar di bidangnya, yaitu:
-
Prof. Ir. Agus Jatnika Effendi, Ph.D.
-
Dr. Nurul Chazanah, M.T.
-
Dr. dr. Tri Edhi Budhi Soesilo, M.Si. (UI)
Hasil penelitian yang dihasilkan dari disertasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengelolaan lingkungan, pengendalian dampak pertambangan, serta pengembangan teknologi pemulihan logam yang mendukung pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Pencapaian ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:
-
SDG 4 – Pendidikan Berkualitas, melalui pengembangan sumber daya manusia dan riset unggul di bidang teknik lingkungan.
-
SDG 6 – Air Bersih dan Sanitasi Layak, melalui penelitian yang mendukung perlindungan kualitas air sungai dari dampak pencemaran logam berat.
-
SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui inovasi dalam pengelolaan limbah pertambangan dan pengembangan teknologi rekoveri logam.
-
SDG 15 – Ekosistem Daratan, melalui upaya memahami dan mengurangi dampak aktivitas pertambangan terhadap ekosistem daratan dan perairan.
FTSL ITB mengucapkan selamat atas pencapaian yang membanggakan ini. Semoga ilmu dan hasil penelitian yang telah dihasilkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengelolaan lingkungan, pengendalian dampak pertambangan, serta pengembangan teknologi pemulihan logam yang mendukung pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.