Research Exchange Mahasiswa Pengelolaan Air Bersih dan Sanitasi (PIAS) di Jepang

Institut Teknologi Bandung (ITB) sejak tahun 2010, telah membuka beberapa program studi baru baik program sarjana maupun magister. Hal ini merupakan konsekuensi dari berubahnya status ITB sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) menjadi ITB Badan Hukum Milik Negara (ITB-BHMN), PTN Satuan Kerja (Satker) dan kemudian ITB sebagai Perguruan Tinggi Negeri berBadan Hukum (ITB-PTNBH). Dimana PTNBH memiliki tiga kemandirian yaitu dalam hal kemandirian mengelola program studi, kemandirian mengelola keuangan, dan kemandirian mengelola sumber daya manusia baik dosen maupun tenaga kependidikan.

Sampai dengan akhir tahun 2017, tercatat sudah ada 12 Program Studi baru di ITB, baik program studi sarjana maupun magister, satu diantaranya yaitu Program Studi Magister Pengelolaan Infrastruktur Air dan Sanitasi (PIAS).

Mahasiswa Magister Program Studi Pengelolaan Infrastruktur Air Bersih dan Sanitasi (PIAS) dan Program Studi Magister Teknik Lingkungan (TL) Institut Teknologi Bandung (ITB) yang berjumlah 21 orang telah melakukan kunjungan dan research exchange ke Kyoto University, Tokyo Institute of Technology, dan lembaga research: National Institute for Environmental Studies, Tsukuba.  Selain itu, juga telah dilaksanakan kunjungan ke Instalasi Pengolahan Air Minum Keage Water Treatment Plant di Kyoto, Instalasi Pengolahan Air Limbah Kasumigaura Basin Sewage Treatment Plant di Tsuchiura City, Center for Material Cycles and Waste Management Research of Tsukuba City, Bio-Eco Engineering Research Laboratory of NIES Tsukuba City.  Kegiatan tersebut berlangsung pada tanggal 8-18 Januari 2018. Kegiatan tersebut didamping oleh Prof. Prayatni Soewondo, Dr. Ahmad Soleh Setiyawan dan Nida Maisa ST. MT.

Selama kegiatan tersebut, telah dilaksanakan joint seminar di dua lokasi, yaitu : Kyoto University dan Tolyo Institute of Technology. Mahasiswa S2,  baik dari Indonesia maupun Jepang, mempresentasi dan berdiskusi mengenai penelitian-penelitian yang sedang dikerjakan. Selain itu, mahasiswa mengunjungi laboratorium-laboratorium dan fasilitas yang ada di universitas, serta instalasi dan infrastruktur yang ada di institusi tersebut. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pertukaran informasi antara mahasiswa S2-ITB dengan universitas dan institusi di Jepang, serta memberikan pengalaman dan pemahaman yang lebih mendalam bagi mahasiswa mengenai perkembangan penelitian dan infrastruktur air bersih dan sanitasi, serta lebih mengenal perbedaan kondisi pengelolaan air bersih dan sanitasi yang ada antara di Jepang dan Indonesia.

Berita Terkait