Selamat kepada Dr. Yuni Lisafitri Raih Gelar Doktor Teknik Lingkungan FTSL ITB
Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali melahirkan doktor baru melalui Program Studi Doktor Teknik Lingkungan. Dr. Yuni Lisafitri (NIM 35320001) resmi meraih gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam Sidang Doktor yang diselenggarakan pada Senin, 27 Juli 2026 di Ruang 306 (Big Meeting Room), Gedung CIBE Lantai 3, ITB..
Dalam sidang tersebut, Dr. Rinda mempresentasikan disertasi berjudul:
“Bioleaching Logam Berat pada Abu Batubara dengan Menggunakan Bakteri Indigenous dari Lokasi Penimbunan Abu Batubara.”
Penelitian ini menawarkan pendekatan inovatif dalam pemanfaatan bakteri indigenous untuk membantu proses pelepasan logam berat dari abu batubara, sehingga berpotensi mendukung pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan.
Dalam proses penyusunan disertasi, Dr. Yuni Lisafitri dibimbing oleh tim pembimbing yang terdiri atas:
1. Prof. Edwan Kardena, Ph.D.
2. Dr. Qomarudin Helmy, S.Si., M.T.
Sidang doktor ini turut menghadirkan tim penguji yang terdiri atas para akademisi dan pakar di bidangnya, yaitu:

1. Prof. Dr. Ing. Ir. Prayatni Soewondo, M.S.
2. Prof. Dr. Ir. Katharina Oginawati, M.S.
3. Prof. Dr. Ir. Hefni Effendi, M.Phil. (IPB)
Adapun sidang dipimpin oleh:

- Prof. Ir. Indah Rachmahtiah Siti Salami, M.Sc., Ph.D. selaku Ketua Sidang.
FTSL ITB mengucapkan selamat dan sukses kepada Dr. Yuni Lisafitri atas keberhasilan meraih gelar doktor. Semoga ilmu pengetahuan, dedikasi, dan hasil penelitian yang telah dicapai dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan teknologi pengelolaan limbah, perlindungan lingkungan, serta pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Penelitian ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:
– SDG 4 – Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan sumber daya manusia dan riset unggul
– SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui inovasi teknologi pengolahan limbah berbasis bioteknologi
– SDG 15 – Ekosistem Daratan melalui upaya mengurangi potensi pencemaran lingkungan akibat logam berat.