Tim Dosen FTSL ITB Raih Hibah e-ASIA Joint Research Program
Institut Teknologi Bandung kembali mencatatkan prestasi di tingkat internasional. Prof. Ir. Made Suarjana, M.Sc., Ph.D., dosen Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) ITB, bersama tim peneliti yang terdiri dari Prasanti Widyasih Sarli, S.T., M.T., Ph.D., Erwin Lim, S.T., M.S., Ph.D., dan Adrianto Oktavianus, S.T., M.Sc., Ph.D., berhasil memperoleh hibah e-ASIA Joint Research Program (e-ASIA JRP) untuk pendanaan riset selama tiga tahun.
Hibah ini diperoleh melalui Call ke-14 e-ASIA Joint Research Program pada bidang Disaster Risk Reduction and Management, yang menyeleksi puluhan proposal riset kolaboratif dari berbagai negara di kawasan Asia. Proyek yang dipimpin oleh Prof. Made Suarjana mengusung tema Regional Infrastructure Seismic Resilience Enhancement through a Spatial-Temporal Data-Driven Approach, dengan melibatkan kolaborasi peneliti dari Jepang, Tiongkok, Singapura, dan Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan seismik infrastruktur penting, seperti jembatan, bangunan, dan jaringan jalan strategis, melalui integrasi data multi-skala dan multi-modalitas. Pendekatan yang digunakan mencakup pemanfaatan digital twin, citra satelit dan udara, serta kecerdasan artifisial (AI) guna mendukung kesiapsiagaan dan pemulihan infrastruktur sebelum maupun setelah kejadian gempa bumi.
Keberhasilan ini mencerminkan peran aktif FTSL ITB dalam memperkuat jejaring riset internasional serta kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang relevan dengan tantangan kebencanaan di kawasan Asia. Diharapkan, hasil riset ini dapat memberikan dampak signifikan bagi peningkatan keselamatan dan ketahanan infrastruktur di wilayah rawan gempa.
FTSL ITB terus mendorong sivitas akademik untuk menghasilkan riset unggul yang tidak hanya berkontribusi pada pengembangan keilmuan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.