Video Edukasi untuk Membantu Disabilitas Netra dalam Mengakses Fasilitas Transportasi

 

Perkembangan globalisasi memberikan sejumlah manfaat bagi bangsa Indonesia. Beberapa dampak positif yang terjadi, di antaranya: kemajuan pembangunan, komunikasi yang terjadi semakin mudah dan cepat, peningkatan ekonomi serta taraf hidup masyarakat, kemudahan dalam bertransportasi, dan lain sebagainya. Namun, fenomena globalisasi juga dapat mendatangkan permasalahan. Salah satunya bagi kelompok yang hidup di dalam keterbatasan atau ketidakmampuan. Eksklusi sosial merupakan dampak dari perkembangan globalisasi, yang menyebabkan ketidaksetaraan kesejahteraan yang dirasakan oleh semua kalangan.

Eksklusi sosial terjadi ketika ada kelompok mengalami perbedaan perilaku dan hal ini kontradiktif dengan pernyataan bahwa setiap manusia berhak menerima kesamaan perlakuan dan kesempatan. Salah satu penyebab dan menjadi perhatian dalam persoalan eksklusi sosial di Indonesia adalah penyandang disabilitas. Diskriminasi yang dialami serta perlindungan yang berlebihan mengakibatkan hak-hak asasi kelompok disabilitas sebagai manusia terabaikan. Penyandang disabilitas berhak untuk berpartisipasi aktif dalam masyarakat dan mendapatkan perlakuan yang setara serta kesempatan yang sama dengan manusia lainnya.

UU No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, Pasal 1 (2) menjelaskan bahwa kesamaan kesempatan bagi penyandang disabilitas adalah keadaan yang memberikan peluang dan/atau menyediakan akses kepada penyandang disabilitas untuk menyalurkan potensi dalam segala aspek penyelenggaraan negara dan masyarakat. Faktor yang sering menghambat tercapainya pemenuhan hukum dalam kesamaan kesempatan penyandang disabilitas di era globalisasi ini adalah aksesibilitas yang kurang memadai, terutama dalam mengakses fasilitas transportasi. Dalam kerterkaitannya dengan penyandang disabilitas, aksesibilitas yang layak akan meningkatkan keselamatan dan mendorong kaum disabilitas dalam beraktivitas. Namun, hal ini belum diimplementasikan dengan baik, sehingga peran aktif dari masyarakat dalam bentuk pendampingan dapat menunjang partisipasi penyandang disabilitas dalam hidup bermasyarakat.

Oleh karena itu, KK Rekayas Transportasi bekerja sama dengan Pihak PSBN Wyata Guna Bandung membuat videdo edukasi dalam rangka membantu Masyarakat Disabilitas Netra mengakses fasilitas transportasi. Secara khusus video ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang bagaimana panduan untuk pendampingan terhadap penyandang disabilitas sensorik netra.

Berita Terkait