Himpunan Mahasiswa Sipil ITB Bangun PAUD di Pangalengan

BANDUNG, itb.ac.id – Sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat, Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS) Institut Teknologi Bandung (ITB) meresmikan bangunan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Pangalengan, Jawa Barat, Sabtu (8/2/2020) lalu. Peresmian PAUD tersebut merupakan salah satu program dari Sipil Bangun Desa (Sibades) HMS ITB.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut rutin dilakukan setiap tahunnya, dengan permasalahan, dan cara pemecahan masalah yang berbeda. Sebelumnya, HMS ITB telah mendesain dan mengkonstruksi bendung di Desa Pangalengan, Agustus 2019 lalu. Bendung tersebut bermanfaat bagi warga sekitar untuk saluran irigasi persawahan, dan pertanian.

Dijelaskan Luis selaku Ketua Sibades HMS ITB, pada kepengurusan 2019-2020, Sibades HMS ITB telah menargetkan pembangunan infrastruktur bendung dan pembangunan bangunan PAUD. Untuk pembangunan PAUD, dilakukan di RW 02, Desa Lamajang, Kabupaten Pangalengan. Desa tersebut memiliki potensi yang besar khususnya di bidang pertanian dan pariwisata. “Untuk mengembangkan potensi yang dimiliki desa tersebut dibutuhkan sumber daya yang kompeten, untuk fasilitas pendidikan dasar hingga menengah atas sudah terfasilitasi dengan baik. Namun, fasilitas belajar untuk anak usia dini belum ada dan masih menumpang di rumah warga,“ ujar Luis menjelaskan latarbelakang dipilihanya Desa Lamajang sebagai lokasi pengabdian masyarakat.

Ia melanjutkan, fasilitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sangat berpengaruh terhadap kualitas pendidikan dan kesadaran masyarakat. Untuk mendukung hal tersebut, Sibades HMS ITB ingin membantu warga sekitar untuk mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak bagi anak usia dini. Sehingga, anak usia dini tersebut dapat berkembang lebih baik lagi serta memajukan Desa Lamajang dan Indonesia.

Perencanaan pembangunannya dimulai dari proses survei dan pemetaan pada Maret 2019. Kemudian pada September 2019 mulai merancang desain, konsultasi dengan dosen, dan proses pengumpulan dana. Proses konstruksi baru dimulai pada November 2019 dan selesai hingga tahap finishing pada 12 Februari 2020. Dana yang dikeluarkan untuk pembangunan PAUD ini sekitar Rp 130 juta, dengan ukuran PAUD yang dibangunan adalah 12×5 meter sesuai dengan peraturan fasilitas PAUD nasional serta rancangan bangunan tahan gempa.

Menurut Luis, pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Sibades HMS merupakan salah satu kontribusi mahasiswa dalam masyarakat. Untuk itu ia berharap, melalui kegiatan tersebut, pembangunan PAUD akan bermanfaat bagi proses pendidikan di Desa Lamajang dan dapat menginspirasi orang lain untuk saling berbagi. “Banyak sekali isu di masyarakat yang menjadi peluang mahasiswa untuk berkontribusi asalkan kita bersedia untuk melakukan hal tersebut,” pesannya.

Reporter: Diah Rachmawati (Teknik Industri, 2016)

Berita Terkait